Rindu Sang Bijaksana; Sastra !



 

Apa kabar bijaksana ?
Mungkin kata hati ? namun kenyataannya lisan yang tak bertindak. Ku tak menegrti mengapa begini.
Aku bilang dalam anganku, hanya serpihan angan yang terhempas dalam kabutan debu cinta.
Mungkin tercabik oleh siratanku ? Kamu bilang untuk aku !
Aku bilang dalam sucinya lembaran putih, hanya rongsokan perih hati untuk tercoret.
Mungkin kamu tusuk jantung kembangku ? kamu bilang bukan aku !

Aku bilang dengan tangan kerjaku, hanya kekuatan tulang untuk menguatkan benih hati ini.
Mungkin tak suka ? kamu bilang maya !
Aku bilang nanti, bukan sekarang
Mungkin yang lain ? kamu patung keras !
Aku bilang kisah, cinta untuk awan yang taktergapai
Mungkin masih dia ? sosok sempurna indah !
Aku bilang tega, hadir untuk menemani pun bukan seumur gajah !
Mungkin luka ? ya !
Aku bilang untuk angin, supaya menyampaikan salam rindu untuk bijak !




0 komentar:

Posting Komentar

 
Diberdayakan oleh Blogger.
Tiny Rainbow

Followers

Cari Blog Ini

My Blog List

time

Flag Counter