0
Comments
The Red Baloon for wise; sastra !
Terik membakar rona sang mawar, entah pilu apabila ia teringat pada kejadian tahun kemarin yang memilukan... Sesosok bijaksana bertahta dalam jiwa sang mawar. Betapa sepi dibawa dalam rindu. Diujung kalbu yang merona terbakar oleh bias yang hanya terbayang transparan. Angan telah diterbangkan oleh gas berwarna merah menggelembung. Dengan harapan gas itu menyampaikan sejuta rindu untuknya...
Namun bila bisa ku memilih, akan terlaksana oleh bibir yang kian membeku. Tapi tak apalah...biar gas itu yang berbicara tentang semuanya..
1,....
2,....
3.. telah kulepaskan sebuah gas bergelembung berwarna merah sesuai perasaanku..
Balon, Semoga kau sampai disana ketika malam dan menembus mimipinya...
I MISS U




