“Hei bung! Ayolaah memakai bahasa Indonesia yang baku dan
sopan !”
Banyak kita jumpai sendiri pemuda – pemudi khususnya di
Indonesia ini masih belum bisa berkata sopan apalagi dengan bahasa yang benar
dan santun. Indonesiapun mempunyai aturan sendiri untuk kesopanan bahkan yang menelusuk dalam sastra. Sastra itu indah loo..., dengan keindahan yang berirama mampu menuntun dan menggandeng kita untuk sopan terhadap Indonesia yang membuat kita menjadi modern ini, yach walaupun Indonesia belum mennembus ke negara maju, namun Indonesia mampu kok mengangkat kita WNI asli untuk menjadi orang bermartabat dan mulia. Apa balasanmu bung ? Dengan mencerca sastra dan bahasa sendiri ? bukan mencerca sih, tapi istilah lebih kerennya adalah melupakan. Sakit bung ! Ibu pertiwi telah melahirkan dan membesarkan non-stop tanpa minta bayaran sepeserpun. Ayo saling mengkoreksi diri, karena memang manusia tidak ada yang sempurna. Hidup harus mensyukuri, menyadari, melaksanakan kehidupan dengan benar dan yang paling penting adalah menghargai karya dan ciptaan pahlawan terdahulu, sastralah yang terwujud didalamnya ! Sastra membuat hidup penuh warna bahkan membentuk eloknya garisan warna pelangi. So, sebagai generasi muda yang bermartabat dan selalu menghargai kini saatnya untuk menunjukkan pada ibu pertiwi yang kita duduki ini, bahwa kita mampu, kita bisa !




